Story of Depressed boy

08.55

Apakah ini yang namanya kehidupan?
Tidak ada satupun orang yang memperdulikan ku
Apa karena diriku ini tidak sempurna?
Bahkan disekolah aku dijuluki laki laki bersuara cempreng
Iya aku punya banyak teman tapi teman ku hanya ada saat dia membutuhkan ku saja
Bahkan orangtua ku lebih membanggakan anak orang lain daripada diriku
Yah saya sangat depresi hari ini rasanya aku ingin mati saja
Karena aku tahu orang lebih peduli kepada orang yang lebih baik dari ku
Bahkan ketika aku mati nanti tidak ada orang yang merindukanku
Iya mereka hanya menangis waktu aku di makamkan saja
Iya mereka akan tertawa kembali esoknya tanpa ada rasa rindu kepadaku
Bahkan orang tuaku akan bahagia karena anaknya yang brengsek ini tidak lagi menyusahkan dia lagi
Karena ku telah tiada, dan tidak menyusahkan mereka lagi selamanya dan selamanya
Ku ambil sebuah rokok bermerk Marlboro ku ambil korek dan ku nyalakan rokok itu
Yah seperti biasa untuk menghilangkan stress
Ku habis kan rokok itu satu bungkus tapi aku merasa aku masih stress
Aku ingat di laci lemari ku ada sebuah obat penenang lalu ku suntikan obat penenang itu ke tangan ku
Tapi aku rasa aku masih mengalami stress
Ku lihat ada pisau diatas meja makan, iya mungkin itu abis dipakai memotong apel
Ku ambil pisau itu lalu ku bawa ke kamar,
Otak ku terus memikirkan hal yang ku benci
Tak ku kira ternyata telah melukai tanganku sendiri dengan pisau pemotong apel itu dan memotong setengah urat nadiku
Air mataku perlahan keluar, dan darah itu keluar dengan cepat
Bahkan orang tuaku dikamar sebelah tidak tau aku telah melakukan ini
Tubuh ku melemas, lalu ku robek sebuah kertas dari buku ku
Lalu ku tuliskan kertas itu "kepada ayah dan bundaku, maafkan anakmu yang berengsek ini telah menyusahkan mu, selamat tinggal ayah dan bunda selamat tinggal dunia." Menggunakan darahku 
Tak berapa lama setelah ku selesai menulis itu, orang tua ku masuk ke kamar ku
Dan melihat pisau yang tertancap pada tanganku, ku lihat wajah mereka panik
Ayah ku berusaha memanggil ambulance dan ibu ku berusaha mencabut pisau itu sambil mengeluarkan airmata
dan aku hanya tersenyum sambil mulutku mengeluarkan darah
Dan setelah beberapa menit ambulance datang
Tubuhku makin lemas dan aku mulai memejamkan mata
Dan ku ucapkan "selamat tinggal dunia" sambil tersenyum

You Might Also Like

0 komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Instagram

Subscribe